Kekurangan dan Kelemahan Dalam Investasi Jual Beli Emas

June 1, 2020 by No Comments

Sudah terdapat kemudahan dalam melakukan investasi jual beli emas. Bahkan harga emas hari ini yaitu harga beli Rp 851.382 dan harga jual Rp 810.053 per gram membuat para investor membeli emas bahkan masyarakat juga membeli emas perhiasan. Keuntungan yang didapatkan dari hasil investasi emas membuat banyak orang tertarik namun para investor tetap harus memperhatikan kelemahan investasi emas agar tidak mengalami dampak kerugian nantinya.

Kelemahan Investasi Jual Beli Emas

  1. Risiko kehilangan yang tinggi

Kehilangan emas menjadi risiko yang sering terjadi baik itu dikarenakan perampokan terutama apabila menggunakan perhiasan emas. Investasi emas batangan juga memiliki risiko kehilangan yang tinggi. Maka dari itu anda bisa menggunakan tempat penyimpanan yang aman seperti brankas atau safety box deposit untuk menyimpan berkas dan barang-barang berharga dengan nilai yang tinggi termasuk emas.

  1. Harganya fluktuatif

Harga emas memang selalu meningkat namun peningkatan harga tersebut berlangsung dengan jangka waktu yang cukup lama bahkan tidak bisa setahun kedepan. Diperlukan waktu bertahun-tahun hingga kenaikan harganya dapat memberikan keuntungan. Meskipun begitu, harga emas juga bisa saja mengalami penurunan yang dianggap merugikan pihak investor karena tidak bisa mendapatkan imbal hasil yang maksimal sehingga diperlukan strategi yang tepat.

  1. Dampak yang kecil terhadap ekonomi riil

Investasi emas tidak bisa memberikan efek yang positif bagi pertumbuhan ekonomi rill karena keuntungan yang didapatkan lebih digunakan untuk kepentingan pribadi ataupun untuk kebutuhan pembelanjaan dan konsumsi yang sebenarnya juga merupakan indikator pertumbuhan ekonomi. Beda halnya apabila investasi saham di mana keuntungan akan digunakan kembali oleh perusahaan baik untuk membiayai pertumbuhan perusahaan ataupun untuk dana investasi selanjutnya.

  1. Harga melambat saat kondisi ekonomi stabil

Harga emas memang akan mengalami peningkatan pada saat kondisi ekonomi tidak stabil maka sebaliknya harga emas akan menjadi stabil apabila kondisi ekonomi juga stabil dikarenakan masyarakat hanya melakukan konsumsi sewajarnya. Kenaikan dan penurunan harga emas pada saaat perekonomian tidak stabil dapat diakibatkan karena inflasi yang terjadi jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan.

  1. Merupakan investasi jangka panjang

Emas tidak cocok bagi investor yang menginginkan keuntungan dalam jangka waktu pendek dikarenakan kenaikan harga emas membutuhkan waktu yang cukup lama. Jadi untuk mendapatkan keuntungan investasi emas harus menunggu waktu yang lama yang artinya harus tetap memantau perkembangan fluktuasi harga emas.

Selain emas batangan dan perhiasan, anda juga bisa melakukan investasi emas digital melalui Sehatigold. Sehatigold menawarkan tingkat keamanan yang terjamin, pembelian yang fleksibel yaitu mulai dari 0,01 gram, serta emas digital tersebut nantinya dapat ditukar dalam bentuk emas batangan dan logam mulia. Jual beli emas menjadi lebih mudah dengan adanya Sehatigold bahkan untuk pemula namun tetap harus memahami risiko yang bisa saja terjadi.