Cara Membuat Daftar Isi Otomatis yang Praktis dan Tepat

June 24, 2020 by No Comments

Cara membuat daftar isi memang ada dua jenis yaitu manual dan otomatis. Dinilai dari keefektifan dan keakuratannya, metode otomatis jauh lebih baik. Terdapat metode khusus yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan hasil berupa daftar isi yang sistematis, rapi, dan tepat di waktu yang lebih singkat. Penasaran seperti apa langkahnya? Ikuti saja panduannya berikut ini.

  1. Membuka Dokumen yang Akan Dibuatkan Daftar Isi

Pembuatan daftar isi secara otomatis memang membutuhkan pemahaman terlebih dahulu. Meskipun awalnya tampak lebih susah, tetapi ke depannya mempunyai manfaat yang luar biasa. Anda bisa mempelajari langkah-langkahnya terlebih dahulu. Langkah pertamanya adalah membuka dokumen yang akan dibuatkan daftar isinya.

  1. Menggunakan Fitur Add Text

Setelah dokumennya terbuka dan siap digunakan, Anda bisa masuk ke langkah berikutnya. Anda bisa membuka menu References, kemudian pilihlah fitur Add Text di bagian group Table of Contents. Fitur ini berfungsi menentukan tulisan bagian mana yang akan dimasukkan ke halaman daftar isi. Karena daftar isi memuat judul bab dan sub bab, maka fokuslah pada bagian tersebut.

Pada bagian fitur Add Text tersebut terdapat tiga pilihan level tata letak kepenulisan. Anda bisa menggunakan level 1, level 2, dan level 3 tersebut sesuai dengan urutan judul bab dan sub bab. Jadi, jangan sampai salah dalam mengidentifikasi letak setiap bagiannya.

  1. Membuat Heading

Setelah memahami semua jenis level tersebut, Anda bisa menerapkan pengaturannya. Cara membuat daftar isi otomatis berikutnya adalah membuat heading yang dibuat dari level-level di fitur Add Text.

Pada umumnya, level 1 digunakan untuk tulisan yang posisinya sebagai judul utama. Sebagai contoh adalah tulisan Kata Pengantar, BAB I PENDAHULUAN, BAB II KAJIAN PUSTAKA, BAB III PEMBAHASAN, dan selanjutnya.

Level 2 digunakan untuk pengaturan letak sub judul dari setiap judul utama tadi, misalnya 1.1. Latar Belakang, 1.2. Rumusan Masalah, 1.3. Tujuan Pembahasan yang semuanya merupakan sub judul dari BAB I PENDAHULUAN. Level 3 digunakan untuk mengatur letak sub judul yang lebih rinci lagi atau disebut anak sub judul.

Setelah memahami aturannya, Anda bisa langsung mengaplikasikannya. Langkah pertama dimulai dari level 1. Caranya dengan mengeblok tulisan yang akan di-heading, kemudian pilih fitur Add Text tadi dan klik level 1. Ulangilah langkah ini ke semua tulisan yang berposisi sebagai judul utama. Lakukan hal yang sama juga ke tulisan yang diatur dengan level 2 dan 3.

  1. Menggunakan Menu References

Setelah semuanya selesai dilakukan, Anda bisa kembali lagi ke halaman kosong yang disiapkan sebagai lembar daftar isi. Berikutnya, pilihlah menu References, klik Table of Contents, dan klik Automatic Table 1. Secara otomatis, muncullah rangkaian daftar isi yang terdiri atas semua tulisan yang diatur menggunakan heading tadi. Anda hanya perlu merapikannya jika masih kurang rapi.

Jika terdapat perubahan penomoran lagi, Anda tidak perlu kerja dua kali untuk menyesuaikan antara daftar isi dengan isi karya. Anda hanya perlu mengubah di bagian isi dan bagian daftar isinya akan langsung menyesuaikan penomorannya.

Cara membuat daftar isi otomatis tersebut wajib Anda coba, mengingat nilai plusnya yaitu praktis dan tepat. Pekerjaan bisa lebih cepat terselesaikan. Lebih dari itu, kesalahan dapat diminimalisir. Semua ini merupakan kelebihan dari pembuatan daftar isi otomatis yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kredibilitas karya.